Bukit Pangonan, Alternatif Pemandangan Alam menarik di Dieng

Padang savana semurup Pangonan Dieng - foto oleh @silvous via instagram

Satu lagi lokasi baru untuk para Pecinta Alam dan aktifitas Pendaki, Gunung Pangonan Dieng. Gunung Pangonan adalah salah satu kawasan pendakian yang masih tergolong baru di kawasan Dieng – Jawa Tengah. Di buka resmi sebagai kawasan wisata pendakian umum Februari 2016 oleh Gubernur Jawa Tengah Bapak Ganjar Pranowo. Meski baru dibuka untuk umum secara resmi pada tahun 2016, namun Gunung Pangonan telah dikenal oleh para penjelajah wisata gunung dari berbagai daerah jauh sebelum lokasi ini diresmikan untuk umum. Tidak sedikit orang yang telah membuktikan dan menikmati keunikan dan keindahan kawasan pendakian yang satu ini.

gunung pangonan dieng - foto oleh @fanisawulandari via instagram
gunung pangonan dieng – foto oleh @fanisawulandari via instagram

Seperti Gunung Prau, Bukit Sikunir, atau Gunung Pakuwajan, kini Gunung Pangonan siap mengikuti ketenaran kawasan gunung pendahulunya. Berada diketinggian 2232 mdpl, memberikan keunikan dan keindahan tersendiri bagi kawasan ini. Sebagian orang menyebut Gunung Pangonan adalah “Sisi Lain Dieng”. Gunung Pangonan memiliki padang yang indah dan termasuk dalam 10 padang terindah di Indonesia, yaitu Padang Savana. Puncaknya pun memiliki keindahan Sunset dan Sunrise tersendiri yang tak kalah dengan sunset dipegunungan lainnya.

Jika Anda ingin mencari awal dari jelajah pendakian, Gunung Pangonanan cocok sebagai pilihan teratas Anda karena medan pendakian yang tidak terlalu sulit dan tidak terlalu terjal, Gunung Pangonan cocok bagi pendaki pemula. Bersiaplah untuk pengalaman awal Anda bersama Gunung Pangonan. Jika Anda adalah para pencinta wisata lintas alam atau pendakian, kawasan ini cocok sebagai salah satu tujuan teratas jelajah Anda.

LETAK DAN LOKASI RUTE MENUJU PANGONAN DIENG

Gunung Pangonan atau yang sering juga disebut Bukit Semurup merupakan salah satu kawasan wisata alam baru di Dieng. Berlokasi di Kabupaten Banjarnegara, tepatnya di Desa Karangsari Kecamatan Batur berjarak sekitar 3 km dari Candi Dieng.

Untuk mencapai kawasan Gunung Pangonan, Anda harus mengambil arah kanan yang menuju Banjarnegara ketika Anda sampai di pertigaan Dieng dari arah Wonosobo. Jika Anda mengambil jalur yang dikiri pertigaan maka Anda menuju ke Telaga Warna. Setelah mengambil jalur yang menuju Banjarnegara, Anda akan bertemu dengan pertigaan berikutnya. Anda harus mengambil arah di sebelah kiri yang ada gapuranya. Antara gapura dan pertigaan hanya berjarak sekitar 1 km. Setelah memasuki gapura, telusuri jalan tersebut hingga Anda sampai di Pos Pendakian Gunung Pangonan Dieng. Dari pos pendakian ini, saatnya Anda melanjutkan perjalanan dengan jalan kaki. Bagi Pendaki Pemula, Anda tidak perlu khawatir. Medan dan jalur pendakian Gunung Pangonan tidak begitu sulit dan tidak terlalu terjal. Cukup aman bagi para pemula. Sepanjang perjalanan Anda akan menikmati pemandangan Kawah Sikidang dan Anda juga dapat menikmati pemandangan beberapa telaga dari atas gunung selama melakukan pendakian.

Padang savana semurup Pangonan Dieng - foto oleh @silvous via instagram
Padang savana semurup Pangonan Dieng – foto oleh @silvous via instagram

Untuk mendaki Gunung ini, Anda bisa menentukan sendiri lokasi Start dan jalur pendakian Anda sesuai dengan yang Anda inginkan. Karena setiap jalur memiliki jarak tempuh perjalanan yang berbeda. Pendakian bisa dimulai dari jalur basecamp, Kawah Sikidang, Museum Kailasa, dan lewat Telaga Merdada. Namun kebanyakan pendaki memilih melalui basecamp, karena jalan naiknya yang cukup lebar, dan dengan keindahan suguhan berbagai bunga dikanan kiri jalan. Tapi jalur yang singkat menuju puncak adalah jalur Museum. Lama waktu pendakian tergantung dari kondisi si pendaki itu sendiri bisa 20 menit hingga lebih.

KEINDAHAN DAN KEUNIKAN PANGONAN DIENG

Gunung Pangonan akan menawarkan pengalaman yang berbeda dari Gunung Prau dan Bukit Sikunir. Gunung Pangonan menawarkan dua pilihan untuk Anda nikmati ketika mengunjungi dan menaklukkannya. Pengalaman yang juga tak kalah berkesan dan indah dari Gunung Prau dan Sikunir. Ketika Anda berada di Gunung pangonan, ada dua lokasi yang dapat Anda jadikan tujuan pendakian dan penjelajahan Anda, berikut keunggulan dan pilihan penjelajahan Gunung Pangonan:

Padang Savana

Alternatif pertama yang bisa Anda tuju adalah Padang Savana. Padang Savana ini dulunya adalah sebuah kawah raksasa. Seiring waktu, kawah tersebut mengering mati dan ditumbuhi rerumputan yang indah. Kawasan yang berada di Lembah Semurup Gunung Pangonan Dieng ini merupakan kawasan tujuan yang sangat direkomendasikan bagi Anda yang menyukai kegiatan mendaki ataupun ngetrip. Padang Savana memiliki hamparan padang rumput yang luas yang dikelilingi perbukitan yang hijau. Ketika musim kemarau, rerumputan di Padang Savana ini akan berubah warna menjadi kekuningan. Sebaliknya jika musim hujan tiba, rumput Padang Savana akan berwarna hijau. Perubahan musim, menciptakan perubahan keindahan yang memikat mata. Warna rerumputan yang berubah ketika pergantian musim kemarau dan musim hujan sungguh menjadi keunikan sendiri bagi padang yang satu ini. Karena keindahan ini Padang Savana termasuk 10 padang terindah di Indonesia.

Bukit Pangonan Semurup Dieng - foto oleh @sexsoii via instagram
Bukit Pangonan Semurup Dieng – foto oleh @sexsoii via instagram

Ketika berada di padang yang indah ini, Anda juga akan disuguhi oleh kicauan burung liar. Anda tidak akan menemukan bunyi jangkrik di Padang Savana. Disini hanya ada bunyi kicauan burung dan angin. Jika Anda merindukan ketenangan dalam berwisata, Padang Savana adalah lokasi yang tepat bagi Anda karena disini Anda dapat memenuhi kerinduan Anda akan keindahan dalam ketenangan serta udara yang sejuk.

Padang Savana dapat dicapai dari beberapa titik lokasi. Lokasi yang bisa jadi alternative pilihan adalah: melalui pos pendakian di Desa Karangsari, Kecamatan Batur, juga bisa melalui jalur pendakian dari area Museum Kailasa, jalur pendakian dari arah Telaga Merdada, serta jalur pendakian melalui Kawah Sikaidang. Lama pendakian dari jalur terpendek kurang lebih 20 menit dan jika mengikuti jalur terpanjang, Anda bisa menghabiskan waktu kurang lebih sekitar 2 jam perjalanan. Semua jalur menuju Padang Savana menyuguhkan pemandanagn yang sangat memanjakan mata dengan beragam keindahan. Jadi Anda tidak perlu khawatir untuk memilih jalur yang Anda inginkan, karena keindahan itu tetap mengiringi perjalanan Anda. Keindahan yang dapat mengalihkan pikiran Anda dari kelelahan ketika melakukan perjalanan. Anda juga dapat menemukan embun beku yang sungguh indah diantara rerumputan Padang Savana. Hal yang jarang bisa ditemukan didaerah padang lainnya. Untuk yang hobi dokumentasi melalui fotografi, jangan khawatir, Padang Savana memilki spot-spot yang menarik untuk obyek Anda.

 

Puncak Pangonan.

Alternatif tujuan berikutnya untuk penjelajahan Pangonan adalah Puncak Pangonan. Di puncak ini Anda juga bisa menemukan keindahan Sunrise dan Sunset. Meski Sunrise di puncak Pangonan tidak sepopuler Sunrise Bukit Sikunir, namun tetap memiliki keindahan tersendiri. Di puncak Pangonan, terdapat sebuah telaga kering yang bernama Telaga Semurup. Telaga yang tidak memiliki air ini juga disebut sebagai Telaga asat, yang artinya telaga kering. Selain itu, hamparan hijau puncak Gunung Pangonan sangat serasi dengan pemandangan pegunungan yang terbentang didepan mata Anda. Gunung Sindoro, Sumbing, Merbabu serta gunung Merapi terlihat berjajar rapi dengan ketinggian yang tak jauh berbeda di depan mata Anda ketika Anda berada di lokasi ini. Keindahan yang takkan mudah untuk dilupakan.

Jika puncak Pangonan adalah tujuan Anda, disarankan untuk mengambil jalur Museum Kailasa. Jalur ini lebih pendek dan tercepat dalam mencapai puncak sebelah barat. Sumber air disini banyak, karena selain ada telaga juga ada mata air. Jadi Anda jangan khawatir aktifitas Anda akan terkendala karena kebutuhan air.

Selain keindahan pegunungan, Anda dapat menyaksikan keagungan sejarah melalui candi legendaris warisan Dieng. Karena Gunung Pangonan tepat berada diatas Komplek Candi Arjuna. Kemegahan Komplek Candi Dieng ini juga akan memperkaya pandangan Anda ketika mendaki Gunung Pangonan. keindahan tak akan hilang dari pandangan Anda, baik ketika Anda sedang melakukan pendakian ataupun ketika perjalanan Anda saat menuruni Pangonan. Menarik bukan? tertarik untuk mencobanya? Silahkan mendaki Gunung Pangonan.

 

 

 

 

You Might Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *